Menjadi Sang Jawara Dunia Pendidikan
Pendidikan tak ubahnya dengan sebuah mesin besar yang berfungsi untuk mencetakgenerasi-generasi penerus bangsa, layaknya sebuah cetakan raksasa, tentu saja membutuhkan kombinasi-kombinasi yang sempurna hingga terciptanya suatu produk yang berkualitas.
Memandang sebelah mata, dunia pendidikan tak ubahnya seperti mesin penghasil robot canggih, akan tetapi tak banyak memberikan manfaat yang sempurna jika komponen yang ditanamkan kedalam tubuhnya kurang lengkap. Sebuah komponen yang harusnya begitu penting yang akan memberikan kepribadian yang bermutu ternyata telah terlupakan.
Inilah produk gagal dunia pendidikan kita, dimana kecerdasan otak tak lagi diimbangi dengan kepribadian yang bermutu, bahkan kecenderungan yang terjadi, anak didik tidak begitu mempedulikan dengan pendidikan-pendidikan yang tidak di UAN kan. mereka beranggapan bahwa pelajaran tersebut tidaklah penting. Karena jika mereka lulus ujian nasional, maka sudah barang tentu merekapun akan lolos dari ujian sekolah. Sungguh mengenaskan. Harusnya pemerintah tanggap dengan realita yang ada. Banyaknya tawuran antar pelajar, banyaknya perbuatan amoral antar pelajar dan masih banyak lagi yang lainnya, telah cukup membuktikan kepada kita, bahwa PENDIDIKAN KITA TELAH GAGAL. Mau dijadikan apa generasi penerus bangsa ini? Robot dari produk gagal? Bahkan kita sendiri jika mau jujur dalam hati kecil kita kadang merintih sejadi-jadinya jika kita melihat anak didik kita menjadi anak yang bebas lepas dalam pergaulan bebas. Seharusnya pemerintah menyeimbangkan antara kecerdasan otak dengan kecerdasan emosional anak. Yakni ketika UJIAN NASIONAL YANG SEBENTAR LAGI TIBA, PEMERINTAH HARUSLAH MENAMBAHKAN satu pelajaran lagi yang nantinya mampu mendidik dan mengendalikan emosional anak didik kita. Salah satunya adalah pendidikan agama. sehingga kecerdasan anak, sedikit demi sedikit akan terkontrol dengan norma-norma agama tersebut, atau dengan norma-norma sosial yang lainya. Dibuat Untuk dipertanggung jawabkan E-Mail: alifnurrohman@gmail.com








Mahalnya pendidikan di Indonesia telah mencetak generasi instant baik disadari atau tidak.
Gap ekspektasi dunia kerja dan pendidikan semakin jauh…
Dengan niatan baik mengurangi gap yang terjadi, timbul ide untuk membuat sebuah layanan yang membagikan pengalaman kerja dan menjawab tantangan karir dengan strategi, motivasi dan semangat yang baik melalui sebuah situs http://www.kiki4hire.com
Harapannya agar SDM Indonesia dapat berprestasi dan menunjukkan bahwa masih banyak manusia Indonesia yang mampu berkarya.
salam,
kiki4hire - your personal consultant on web