Terjadi Modus Pemerasan terhadap Guru

Guru di negeri kita hampir-hampir tak berdaya menghadapi segala tindakan pemerasan dari pihak-pihak tertentu. Karena lemahnya hukum serta berbagai macam alasan yang mungkin akan membenarkan segala bentuk tindak pemerasan inilah, sehingga dimana-mana akan muncul berbagai tindak pemerasan terhadap guru. Beberapa contoh yang terjadi tidak lama ini, ketika para guru tenggah suka cita menerima TUNJANGAN FUNGSIONAL dari pemerintah, ada saja yang berusaha menjadi BELATUNG yang siap mengambil alih harta yang bukan hak mereka. KABUPATEN KUDUS, Tepatnya di KECAMATAN GEBOG, seorang kepala sekolah MADRASAH IBTIDAIYAH dengan inisial AM tega memeras anak buahnya. Tidak tanggung-tanggung, Jumlah uang yang harus dibayarkan pihak guru yang kena peras berkisar antara 300-800 ribu. Dengan dalih untuk administrasi sekolah sebesar Rp 300.000,- pada rapat yang diselenggarakan oleh madrsah tersebut. Akan tetapi pada kenyataannya uang yang harus di bayarkan kepada kepala sekolah tersebut berbeda-beda. Contoh misal Pak Andi (Nama samaran) harus membayar Rp 800.000,- dari jumlah Rp 1. 600.000,- tunjangan fungsional yang beliau terima. Pak Bayu (Nama samaran) harus membayar Rp 600.000,- dari jumlah Rp 1. 600.000,- tunjangan fungsional yang beliau terima. Bu Ani (Nama samaran) harus membayar Rp 400.000,- dari jumlah Rp 1. 600.000,- tunjangan fungsional yang beliau terima. Serta Pak Beni (Nama samaran) harus membayar Rp 300.000,- dari jumlah Rp 1. 600.000,- tunjangan fungsional yang beliau terima. Sementara guru yang lain tidak memberikan dana administrasi apapun. Hal ini disebabkan karena guru yang lainya berusia lebih tua dari sang kepala sekolah. sehingga kepala sekolah merasa canggung untuk melakukan tindak pemerasan terhadap mereka.
Mengapa guru mau melayani pemerasan-pemerasan tersebut? Karena kalau mereka tidak mau, maka urusan administrasi akan dihambat atau tidak diperdulikan oleh oknum-oknum tersebut.
NB: Jika ada diantara anda adalah jajaran dari dinas pendidikan yang ingin menindak pelaku pemerasan tersebut, anda bisa menghubungi kami via E-mail di dararolista@gmail.com, maka anda akan kami berikan informasi siapa kepala sekolah Madrasah tersebut.
Jika Anda merasa terbantu dengan blog kami, mohon kebaikanya memberikan satu klick pada iklan dibawah ini:




Jadikan Indonesia bebas dari Premanisme Kepala sekolah yang ugal-ugalan